*

Perbedaan Push Marketing dan Pull Marketing

Push Marketing

Pemasaran merupakan hal paling penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Bagi seorang pemilik bisnis, strategi marketing harus dilakukan dengan segala cara agar bisa mengembangkan bisnis yang dimilikinya.

Akan tetapi, setiap strategi pemasaran memiliki karakteristik yang berbeda. Anda harus mempertimbangkan strategi apa yang akan dipakai oleh perusahaan untuk menjalankan aktivitas pemasaran tersebut. Secara umum, ada dua jenis strategi yang sering digunakan, yaitu push marketing dan pull marketing.

Kedua jenis strategi itu kelebihan dan manfaatnya masing-masing. Selain itu, keduanya juga memiliki perbedaan yang perlu diketahui, sehingga anda dapat menentukan pilihan strategi yang baik untuk bisnis yang anda jalankan.

Untuk mengetahui perbedaannya, simak penjelasannya di bawah ini.

Push Marketing

Merupakan strategi pemasaran yang berfokus untuk mendorong layanan atau produk yang anda miliki kepada pelanggan yang menjadi target.

Adapun tujuannya yaitu untuk memudahkan produk atau layanan yang anda miliki dilihat dan ditemukan oleh para pelanggan.

Salah satu contoh teknik push marketing yaitu memaksimalkan media sosial, email, atau pemasaran cetak dan siaran.

Pull marketing

Pull marketing adalah kebalikannya.

Strategi ini lebih mendorong pelanggan ke produk yang anda miliki daripada mendorong produk ke calon pelanggan.

Biasanya, strategi ini berfokus untuk menemukan cara agar para pelanggan bisa datang atau memilih produk yang anda miliki.

Pull marketing sering digunakan saat pelanggan sudah mengetahui kebutuhannya atau brand anda sudah dikenal oleh pelanggan

Perbedaan Push Marketing dan Pull Marketing

Kedua strategi itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Biasanya push marketing bisa mendapatkan penjualan yang lebih cepat karena pemilik bisnis bisa menjelaskan produk secara langsung kepada calon pelanggan. Akan tetapi, jika penjualan dilakukan dalam waktu yang cepat dan target jangka pendek, strategi ini akan mengabaikan hubungan emosional dengan pelanggan sehingga tidak membangun loyalitas pada brand  yang anda miliki.

Sedangkan pull marketing mampu membangun hubungan emosional tersebut untuk jangka waktu penjualan panjang. Tapi strategi ini memerlukan waktu lebih lama untuk menghasilkan penjualan. Pull marketing juga tidak akan efektif jika target pelanggan tidak tepat sasaran.

Tips Menggunakan Strategi Push dan Pull Marketing

Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan ketika anda ingin menggunakan kedua strategi tersebut. Ada beberapa tips agar strategi pemasaran yang anda lakukan bisa mencapai target sasaran.

  1. Jika merek anda belum dikenal banyak orang, maka lebih baik menggunakan strategi push marketing.
  2. Anda harus meluangkan waktu lebih banyak sebelum menggunakan kedua strategi tersebut.
  3.  Lakukanlah riset audiens terlebih dahulu agar mampu melakukan pendekatan kepada calon pelanggan, sehingga anda mengetahui strategi mana yang bisa diterapkan.

Demikianlah beberapa perbedaan dan tips bagi anda yang ingin menggunakan strategi push dan pull marketing.

Anda bisa menggunakan kedua strategi tersebut dengan catatan memiliki pertimbangan yang matang serta dampak yang akan dihasilkan.

K1NG Corporation!

Leave a Comment

Produk & Layanan

SMS Masking

SMS Reguler

SMS LBA (Location Based Advertising)

Digital Marketing Service

PT RAJA SURYADARMA MULTIMEDIA berkomitmen memberikan Layanan Teknologi
yang Secure, sehingga kami telah tersertifikasi ISO 27001:2013 untuk Information Security Management.